Kenapa maling suka beraksi waktu malam? Karena sangat aman

Pagi hari
6 bulan yang lalu
‘Mas, mau ambil kunci jurusan Fisika’
‘tinggalkan KTM!!’
‘wah, nggak punya pak, saya...’
‘kalo gitu nggak boleh!!’
‘... dosen Fisika’
.............
‘oh, kalo gitu tinggalkan KTP dan tanda tangan di sini’

selesai...

tapi...
sorenya
‘Pak Nug, nanti saya saja yang ngembalikan kuncinya, njenengan pulang saja dulu’
‘Nggak bisa pak, soalnya KTP saya di pos satpam’
‘Lho kok bisa?’
‘Untuk jaminan saya ngambil kunci jurusan’
‘Loh, biasanya nggak usah kok’
‘mmm, gitu ya pak’
‘Wah, njenengan kok ya mau saja’

ternyata...

=============================================

kemarin,

tengah malam lebih lima menit
dengan muka kucel
rambut awut-awutan
dan baju hijau kusut bermotif bunga-bunga

‘Pak, mau ngembalikan kunci’
‘...’
‘Sudah ya pak’
'....'
'eit, nulis dulu’’
‘...’ (huh, kenapa nggak bilang dari tadi?)
‘ooo'
‘Sudah pak’
‘...’

tanpa ditanya jurusan apa
tanpa ditanya KTM atas nama siapa
atau KTP

nah

                            

Beri satu alasan masuk akal kenapa kau menyingkirkanku dengan kejam

Apa bedanya aku dengan yang lain, dengan "dia"

Aku, dalam beberapa hal, lebih baik dari yang lain, dengan "dia". Dan kau tetap memperhatikan "dia"

Aku berbunga indah warna-warni, sedangkan "dia", yang kau sayangi, bahkan tidak berbunga sama sekali, tak bisa diandalkan

Kenapa kau singkirkan aku? sementara dia kau belai dengan lembut, kau injak dengan kasih sayang.

Kenapa, jika kau memang membenciku, tidak kau injak saja aku? Takut terkena duri-duriku? yeah, aku memang berduri.

kata orang kamu harus dicabut sampai ke akar-akarnya

kenapa?

kamu merusak pemandangan

aku berbunga.

pokoknya kamu harus dicabut!!



"protes rumput duri liar berbunga kuning, putih dan ungu, diantara bonsai beringin dan rumput permadani dan bunga mangkok (tak satupun dari ketiganya berbunga)"

AAAAAARGH!!!!!!

"Pram, adikmu masuk Rumah Sakit Jiwa"
"Mulai kapan?"
"Tanggal dua, kemarin, habis tahun baru"
Padahal tanggal satunya, aku habis pesta.
"Kok aku nggak diberi kabar?"
"Kami pikir kamu sudah tahu"

"Di bagian apa?"
"Belum tahu"
"Lho"
"Anggun belum bilang"
"Lho!!!"
"Soalnya masih minggu pertama"
"Sebentar....., kok"
"Iya.., masih Orientasi..."
"Emangnya.."
"....selama tiga bulan, nah habis itu baru ada penempatan, mungkin di bagian Poli"

"mmmm"
"soalnya Anggun kan lulusan Akademi Kebidanan, jadi kemungkinan besar ditempatkan di Poli, atau bagian Rawat Jalan"
"ooo"
"kenapa?"
"hehe..."

Begitulah, Anggun, adikku, sekarang berada di Rumah Sakit Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat Sumber Porong Lawang Malang.

Sampai kapan,
tidak ada yang tahu.

I hate this day

sekarang jam 10 malam

hari yang menyebalkan

dan aku masih di kampus

seseorang, tolong aku

i need u'r heart, head, n heat for my health

Tears of Friday

Benar-benar hari yang menyedihkan,

Setelah berminggu-minggu aku bermasalah dengannya, dan coba-coba cari "alternatif" yang lain, kemarin menjadi puncaknya.

Dan pagi itu juga tidak bisa dibilang menyenangkan. (Ayu', jangan sedih)

Sore itu aku ke kampus, memutuskan untuk mencari yang baru. Ku cari-cari, di ruangku tidak ada. Masa bodoh, aku nggak mau nunggu lagi, aku harus aktif, dan terjadilah bencana itu.

"Yang baru" telah kutemukan, dan "yang lama" hancur dan lenyap padahal aku belum siap. Menyedihkan.

Malamnya aku hanya bisa bengong di rumah. Tak kugubris  "meong" ("selamat datang") dari Pus, ataupun "meong" ("ayo main") nya. Ku stress berat.

Tapi life must go on, aku harus tetap jalan, kalau nggak aku bisa mati dengan pose bersila di depan laptopku.

Aku barusan ngunstal Windowsku yang sudah bermasalah berminggu-minggu. Eh, aku lupa, ternyata "yang lama", linux-ku, jadi hancur dan nggak bisa booting.

Jadi, terpaksa aku harus puas hanya dengan windows, n harus belajar lagi. Soalnya belum terbiasa. Senin, targetku, Linux sudah harus hadir di laptopku

Temen baru si Pus

Pus sendirian di rumah kalo aku ke kampus, dia perlu temen, jadi hari minggu kemarin, aku berencana ke spleendid setelah ke kampus.

Minggu kok ke kampus? Yeah, aku harus jadi instruktur pelatihan internet untuk anak fisika angkatan 2007.

Kok mau? Iya soalnya, selain bisa nampang n ketemu cewek-cewek cakep juga, .... ehm apalagi ya?... kayaknya itu aja deh alasannya, hihi

sampai jam berapa? Jadwal selesainya jam 12.30, tapi molor sampe jam satu, "mumpung gratis", kata mereka tanpa belas kasihan pada "sang instruktur yang sudah kelaparan".

habis itu? huh, kok tanya terus. Kan sudah kubilang habis dari kampus aku mau nyarikan teman si Pus, jadi aku langsung ke spleendid, tentunya makan siang dulu, hehe, aku nggak mau pingsan di spleendid trus diumpankan ke ikan Lou Han atau dijadikan alas tidur kucing Persia.

Tentu saja spleendid adalah pasar hewan dan tumbuhan, ehm, aku tahu maksudmu, ok, aku ikut, spleendid adalah pasar binatang piaraan dan bunga (puas?).

Aku jalan sepanjang lorong atas, jangan tanya kenapa nggak di bawah saja. Di bawah itu tempat orang jual ikan hias. Kalo aku beli ikan hias tuk jadi teman si Pus,tentu saja Pus sangat senang dapat tambahan protein. Nggak, yang bener emang di lorong atas sini.

Pus warnanya seperti Garfield, aku pingin nyarikan temen yang warnanya putih bersih.

nah di pojok dekat jalan ke bawah sana ada yang cocok. Aku mendekat ke kios tempat mereka dijual.

Ternyata warnanya memang putih bersih dan ada dua. Langsung aku beli dua-duanya.

"buat temen kucing saya yang warnanya loreng2 kuning Pak" kataku.
"lho dik, ya nggak cocok to. Ini saja" kata Pak penjual sambil nunjuk kucing Persia yang warnanya sewarna dengan si Pus.
"aku pingin yang warnanya putih bersih kayak yang dua ini kok Pak"
Pak penjual cuman tersenyum, barangkali menganggap aku gila, atau menganggap aku nggak kuat beli si Persia, yang memang benar, tapi aku cuek aja.

***************

Tak sabar, kupacu motorku sambil membonceng dua temen baru si Pus. Aku penasaran pingin lihat reaksi si Pus jika dia tahu dapat temen baru.

Sampai di Lazy Home, langsung kubuka pintu dan kututup lagi. Pus, seperti biasa, langsung mengucapkan "meoong" (artinya "selamat datang", hehe). Kukeluarkan mereka dari box, dan

HEI...... HEI!!!! PUS, HUSH.....

si Pus langsung ngejar mereka

dan terus mengejar

mungkin karena mereka mirip tikus, atau mungkin karena mereka telinganya panjang, atau mungkin karena si Pus nggak pernah lihat kelinci.

yeah, kucing dan kelinci memang tidak bisa akur

Anggota Baru Lazy Home

Jum'at pagi yang indah, seperti lagu pak AT Mahmud

udara cerah,
berlangit biru,
ingin aku bersenang-senang bersamamu
bernyannyi-nyanyi dan menari
di alam bebas dan lepas seperti ini

tralala lala la,
hati suka cita
trilili lili li,
hati berseri

Begitu juga aku, semangat. Menunggu paman matahari terbit, aku ke halaman depan, ucapkan selamat pagi ke teman-temanku. Satu bonsai beringin, dua pohon "lirik si dia", dua pohon bayam (mm, mungkin berlebihan kalo di bilang pohon, ok, dua semak bayam, waduh, malah gk pantas), dua pohon pepaya yang baru tumbuh tunas barunya sebab baru kutebang sebulan yang lalu sebab baru saja musim baru telah datang menggantikan kemarau, dan hujan yang baru-baru ini agak deras hampir saja merobohkan mereka (sudah,.. kebanyakan kata 'baru'), bunga mangkok (sebenarnya daunnya yang berbentuk mangkok), pohon mengkudu yang kupaksa merunduk pake rafia, dan ketela pohon yang roboh.

Paman matahari muncul saat aku mencabuti rumput pengganggu. Di halaman lazy-home ku, ada dua jenis rumput, rumput pengganggu dan rumput 'bagus', yang kubeli di spleendid. Di dalam rumah cuma satu jenis rumput, rumput jepang.

fiuh, banyak juga rumput pengganggunya, malah ada 'ri kucingan'. Jadi aku pake cara brutal, pakai sabit.

Anggun masih tidur, sama sekali gak denger, walau aku menyabit rumput dengan cara-cara paling gaduh dan enerjik yang kuketahui. Kayaknya dia keracunan cumi-cumi yang kami makan tadi malam.

kemarin malam, jam 9. Kami bangun, lho...? Iya soale sorenya KO habis kehujanan. Rencananya Anggun mau ke warnet, dafftar PNS Pusat Online. Tentu saja orang baru bangun, selalu gak fokus, dan tentu saja merasa lapar, dan tentu saja orang kalo lapar daya penciumannya menjadi sangat kuat. Jadi, sewaktu aku maunya mbelokkan sepedaku ke warnet, eh ternyata tanganku menolak dan memaksa terus sedikit dan masuk sebuah warung, eh, ternyata kafe seafood. Yeah, dalam keadaan nglindur, atau setengah sadar, atau mbangkong, atau istilah2 semacam itu. Kami pesan squidword bakar asam manis dua porsi, yang dipandang aneh sama penjualnya. Dan orang ngantuk gk sempat mikir kenapa kok dipandang kayak gitu.

Ternyata, satu porsi cumi didesain untuk dua orang, wak...

Jadi begitulah, kami gak jadi ke warnet karena, seperti orang kelaparan, orang kekenyangan juga maunya tidur. Maka, setelah bangun, dan makan, kami tidur lagi.

Sampai pagi ini.

Nah, saat aku mikir apa sebaiknya Anggun di bangunkan dengan segenggam rumput di hidungnya, ada yang datang menghampiriku. Aku pura-pura cuek, eh dia malah mendekat.

Dia diam di depanku sambil nunggu, sama sekali tidak bicara dan tidak terganggu sama kegiatanku yang kubuat-buat agar tampak sangat sibuk dan sangat rumit. Dia tetap diam.

Akhirnya aku kalah, dia tetap diam.

Kuamati, ternyata manis, dan langsing kalo tidak malah terlalu kurus.

Aku menuju pintu rumah, dia ikut, dalam diam. Aku masuk, dia tampak ragu, akhirnya ikut masuk. Wah, kok jadi gini. Aku gak punya makanan, belum masak, tapi punya snack. Maka kuberi dia Lays keripik kentang, masih ada satu bungkus yang belum dibuka.

HAH, masak minta disuap?? Tapi dia kayaknya suka sama aku. Anggun, yang baru bangun, juga suka dia. Waktu kuusulkan agar dia jadi "Anggota Keluarga Lazy Home", dia setuju.


Maka, kuminta Anggun jaga dia, sementara aku beli makanan untuk dia. Soalnya, waktu Anggun buat mi instan, dia gak tertarik sama sekali.

Dia suka makanan yang kubelikan. Hanya satu masalah, dia nggak mau menyebut nama.

Karena dia manis, maka kupanggil dia Manis. Tapi dia cuek dan tetap makan. Maka kupanggil dengan panggilan standar, Pus. Sambil makan pindang dia menyahut "Meong..." (artinya iya).

Akhirnya, Lazy Home bertambah satu anggota. Aku, Anggun dan si Pus.

Someday i'll be saturday night

tapi tidak sekarang

hari ini sabtu pagi, di kampus, nunggu anak-anak akbid blitar*, nulis blog, cari software-software baru tanpa menambahi bandwith speedy harian yang kecepatannya sudah mirip Gary-nya Sponge Bob, 

Setelah cuaca yang menyebalkan hari-hari terakhir (yeah, aku belum pernah merasa benar-benar kering seminggu ini), hari ini langit cukup biru, udara hangat, daun hijau, pohon coklat, kucing jingga (sebenarnya macam-macam, tapi kucing tetanggaku warnanya jingga),.....,......,...., air bening, ........., ..., ...udara segar dan cukup buat nyaman setelah malam yang menyebalkan.

eh, ... pas nulis ini, ternyata di luar dah hujan super deras. Biarlah, toh aku tetap seneng. Masih lebih parah yang kemarin.

yeah kemarin adalah hari yang 'uhh!', bagiku. Tak ada hari yang sebegitu 'uhh!'  nya kayak hari kemarin selama sebulan ini, terutama kemarin sore.

Sore itu, aku berfirasat, sepertinya kalo aku keluar gak akan menghasilkan apa-apa selain capek. Karena itu aku keluar (lho?). Iya soalnya, firasat tak akan terbukti sebelum dibuktikan. Hm, ilmuwan sejati.

Aku keluar dari rumah, jam 6, jam yang pantas untuk keluar rumah tanpa ditanya "sudah sholat", pertanyaan yang membuat kuping merah kalau kita menjawab "sudah kok". Dengan asumsi waktu sholat 15 menit, maka jam 6 adalah jam yang "aman" untuk keluar rumah.

Langit cerah, untuk standar musim hujan tentunya, walaupun tidak bisa melihat bintang, setidaknya tak perlu melihat bintang dari balik mantel**.

Tujuan pertama sudah pasti markas mbA, tujuan berikutnya baru dipikir di situ. Tapi ternyata di 'situ', waktu aku datang, sudah banyak anak anak emosi. Satu makhluk pendatang baru, sok tua, sok serius di depan komputer sambil pasang tampang tegang, dialah yang emosi.

"jangan ganggu dulu, bentar lagi,  JANGAN  SEKARANG!!..., BENTAR LA... ARRGHH, game over".

ternyata dia main need for speed.

dan dia juga bukan mbA-nia.

dan gk ada mbA-nia lain, jadi males.

Aku ke gramed aja, tapi:

  1. Kemarin dah ke sana. Tapi kan bisa cari Laskar Pelangi kayak katanya Desi kemarin?
  2. Kan sudah lihat di Toga Mas kemarin, harganya 60.000 diskon 20%. Kan bisa lihat-lihat yang lain
  3. Apa lagi? Harry lengkap, Desi sudah, Eragon yang warisan blom terbit. Jadi gimana?
  4. Nah itu baru pertanyaan bagus.

Rencanaya aku mau beli pakaian bayi buat anaknya Nisa, kata Ayu', di Matos ada, tapi kalo sendirian...

oh tidak........, mereka datang, calon-calon bidan itu, sudah tuk saat ini




ket:
* cantik-cantik

** untuk yang tidak tertawa, kita tidak bisa melihat bintang dari balik mantel, selain hujan, juga mmm, juga..., pokoknya gk bisa. Bisa juga kita melihat bintang dari balik mantel di malam yang cerah, dengan resiko dianggap sebagai orang yang "eksotis"

Kutujukan untuk masa lalu

Kenapa kamu masih nekat?
buntuti aku,
kejar-kejar,
maksa ngobrol,
sok kenal,
sok akrab,
paksa aku.

apa kamu gila?
nggak punya perasaan
nggak punya hati? (kok kamu masih bisa hidup?)
kesepian?
atau malah nggak punya teman yang bisa diganggu?

sudahlah, nggak akan berhasil

apa? kamu mau nunggu aku?
(emang kamu mau kemana, aku telah melangkah jauh di depanmu.
Kalau kamu benar-benar menunggu,
kamu sedang menunggu di rumah yang salah,
kamu menunggu orang yang sudah pergi,
kamu mau nunggu aku dimana? faktanya: kamu tidak nunggu aku, tapi kejar aku
Jangan membolak-balik fakta)

kamu mau bersabar?
(bahkan kamu mengatakan ini sambil menghentak-hentakkan kakimu)

lapang dada?
(dan berpikiran sempit?
lapang dada, benarkah?
Maksudku, kalau kamu lapang dada,
kamu nggak mungkin bertingkah gila
dan konyol kayak gini)

tunggu, sebentar...

kamu pengin aku nggak marah
atas tingkahmu?

Karena tindakanmu berdasarkan "CINTA"?

nah, akhirnya ketahuan kan?
kamu ngaku kan?
kejar-kejar aku kan?(nggak ngejar kok, cuma "CINTA")

biar kuperjelas
Kamu "CINTA" aku dan melakukan "semua ini" berdasarkan "CINTA"

"semua ini":
kejar-kejar,
mata-mata,
nganggu,
sok akrab,
bikin isu.

dan karena "CINTA"mu, maka aku nggak boleh marah?
karna kamu ngganggu aku berdasarkan "CINTA"
huh, logikamu payah banget.
jenis orang yang kuhindari

tapi kalo kamu anggap logikamu benar,
gak ada yang salah, berarti
kamu benar-benar gak sensitif.
juga jenis orang yang kuhindari.


atau, kalaupun semuanya ternyata baik-baik saja.


sebelum kamu buat alasan,
yang seringkali payah,
kuberitahu

Aku gak marah, kamu terlalu tidak berharga tuk kumarahi
lagipula apa hakku marah-marah, aku bukan siapa-siapa
(aku tahu kamu pingin aku marah, dan kamu berkata pada dirimu sendiri
"wow", dia memarahi aku karena "CINTA")

"ketidakpedulian memiliki energi lebih sedikit
daripada kemarahan ataupun kebingungan"

dan usahamu mengganggu aku pun tidak berhasil.
Aku terlatih hidup dengan otak kacau
mengerjakan soal
sambil denger Guns n Roses/Steve Vai (kamu gak tau siapa mereka kan? sudah kuduga)
sambil ikut nyanyi
kadang ngobrol-ngobrol
kadang teriak-teriak
sambil makan

kamu gk bakal bisa bikin suasana sekacau itu di otakku

dan dengan usaha-usahamu yang "norak" itu,
kamu ingin mendapatkan hatiku,
mengikat hati ku
dan seperti di majalah Bobo"... dan mereka hidup bahagia untuk selama-lamanya?"

saranku:
cari orang yang lebih mudah dibohongi,
mudah jatuh cinta,
gak punya teman (kayak kamu),
mudah diperintah,.....

dengan kata lain

jangan aku,

kamu takkan bisa

kamu takkan bisa mengikat sayap-sayap hatiku,
hatiku masih melayang bebas, sayap-sayapnya masih mengepak.

you didn't clip the wings of my heart,
it's gonna fly again, ita's gonna fly again

hatiku masih pada tempatnya,
tidak keras, tidak lembek.
elastis.

kamu takkan menghentikan langkahku.
hanya memperlambat.

langkahku tetap ringan.

week end

ke ngantang gak nih. masih sabtu, sudah sore, masih bingung,

kalo ke ngantang:

  1. bisa makan gratis
  2. nonton tv bareng-bareng
  3. ngumpul-ngumpul
  4. telpon pake telpon rumah (gratis juga)
  5. main Battle Realm nglawan Anggun onLine lokal

tapi kalo gak:

  1. bisa nglayap
  2. bisa ke gramed
  3. bisa pulang malam
  4. bisa men-DEFRAG isi rumah yang dah acak-acakan
  5. buat lagu
  6. menyiksa Fruity Loop n Hydrogen
  7. recording@an n
  8. ngeMix di cool edit
  9. main main dengan Flash

Gimana nih.

pulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggakpulanggak

huh...

Paman matahari gak kelihatan, bulan tentu saja juga di balik mendung, n yang jelas nanti malam jadi basah n menyebalkan, tentu saja bukan malam yang romantis. Jadi kuputuskan untuk ke ngantang.......




......atau gak nih (aduh... kok gk jelas gini).

Cahaya menuju redup, paman matahari secara pasti, walau di balik mendung, meuju peraduan di barat. Tentu saja, hanya itu yang dilakukan selama berjuta-juta tahun setiap hari, tanpa merasa bosan. Jadi gk ada gunanya tanya dia. Maka kuputuskan tuk..

Halah, gak usah banyak omong, matikan laptop, keluar jurusan, ambil sepeda, kalo dah di jalan, pasti jawaban ada

OK

Sabtu Biru

Aku ngetik pakai jemari tangan kiri; lagi makan; hari ini hari sabtu, habis jadi pembimbing praktikum anak2 Akbid dari Blitar.

Capek, tnetu saja........(aduh ribet, sik, aku tak makan dulu)

Nah, sudah.

tak ulangi;

Capek, tentu saja, tapi semangat sebab:

  1. Banyak cewek-cewek cantik, nggak tahu kenapa kok nggak ada cowoknya, katanya emansipasi?
  2. Mereka ramah, atau mungkin sok ramah, atau terpaksa ramah karena tuntutan profesi. Apapun, yang penting mereka ramah dan gak usah mikir  yang macem-macem (kita gk perlu tahu isi hati orang kan? karena isi hati seseorang adalah pertahanan terakhir yang mereka miliki)
  3. Ada salah prosedur: kami beli makan, sekitar jam 11, pak Samsul mewakili beli. Tentu saja nunggu agak lama, dan tentu saja nunggu itu pekerjaan yang menyebalkan, dan kalo yang ditunggu itu makanan, tentu saja jadi makin lapar. Akhirnya datang juga dan ah... kenyang, dan ada sesuatu begerak di sela pintu. Pak Basuki:"Pak makanannya sudah disiapkan di dapur, silakan". Hah?!
  4. Akhirnya Selesai.
  5. Karna malem minggu, saatnya ke Gramed. Moga-moga gak hujan.
  6. tapi males, kayaknya mau hujan.
  7. dan aku kenyang banget.
  8. tidur aja
  9. hei, tapi masih di kampus...
  10. ok, pulang aja
  11. awas mendung lho, nggak ding kayaknya dah grimis, eh bentar tak liat, hujan!!! sudah hujan!! yeah.. mending  ke ngantang aja kayaknya seru.
  12. Jangan ngaco!!
  13. ya udah pulang aja
  14. TETAP AJA HUJAN!!
  15. Huh!!

Yang penting hari ini semangat.

Soul of my home

Ini adalah telponku yang kesekian kalinya, jawabannya tetap sama. dia lagi sibuk. Aku bingung juga, soalnya dia bilang siap ditelpon kapanpun sehari semalam kalo perlu. Aku  pernah coba telpon pada jam jam santai, eh dia bilang "sibuk" lagi.

Huh, walaupun aku nggak boleh marah karna aku butuh dia, tapi jengkel juga. Pernah kepikiran mau cari yang lain, tapi, bagiku, nggak ada yang menyamai dia.

akhirnya aku nekat ke tempat dia, sambil merencanakan "sesuatu". Di sisi pagar yang agak jauh, aku telpon dia, "sibuk". Aku datang ke tempatnya sambil tetap pegang hp. Eh, pintunya terbuka. Aku tanya satpam, pak satpam bilang "masuk aja mas, lewat pintu yang samping, ada kok".

Setiba di dalam langsung tanya jawab (plus debat sedikit). Trus, "Ok mas, mas ke rumah dulu, nanti nyusul ke sana".

Kutunggu di rumah, dia ternyata menepati janji. Dan "Soul of My Home" telah bangkit kembali. Gembira




Epilog:
(
sambil kerja tak tanya"Mas kenapa sih kalo telpon ke 123 selalu sibuk"
        "Iya, jangan ke 123 mas, lama. Langsung telpon ke kantornya saja"
        "Oooo, gitu ya"
        Akhirnya dia (atau mereka, para petugas PLN yang mbetulkan listrik rumahku) selesai dan pulang.
)

Sekian cerita untuk hari ini

I'm Aravir

Hari ini seminggu sebelum lebaran

dan aku sangat sangat sangat senang sekali.

tak ada masalah yang bisa mengganggu ledakan hatiku saat ini.

masalah apapun hanya "memperlambat sedikit" proses ledakan hatiku

ledakan bahagia

Trims Tuhan, akhirnya

Aku punya dua kamar sekarang

Tadi malam aku bersih bersih kamar belakang.
Lumayan capek soalnya sorenya aku "menghamparkan" rumput di halaman belakang rumahku buat persiapan makanan kelinci2ku (kelincinya masih di angan-angan) , sama nginstal listrik di dapur baruku (jadi aku punya dapur baru juga sekarang).

yeah akhirnya setengah sebelas malam selesai, nonton Riddick (gk tau judulnya apa) sampe Ending, dan ... mengagumi kamar baruku.

Jadi aku punya dua kamar dengan fungsi beda sekarang.

kamar depan: berisi Gober, Info Linux, Chip, buku2: php, mysql, fisika (tentu saja),Harry Potter, Narnia (bohong, soalnya masih dipinjem Nina), The Hobbit dan terusannya (Lord of the Rings), Dan Brown ...........................(diringkas: berisi buku)

kamar belakang kubagi dua:
-tempat sajadah,sarung, mukena-nya Anggun, tasbih..............(diringkas: tempat meditasi)
-tempat baju, celana, kabel, solder, handuk,............................(diringkas: tempat pakaian,................................TUNGGU, gk hanya pakaian(yeah, aku gk mengenakan kabel nsolder di rambutku), ditambah alat2 presisi)


kamar belakang sengaja kupaku temboknya dengan paku kecil2. Bukan untuk bunuh diri mbentur tembok kalo lagi stress (hm.. ide yang bagus), tapi untuk naru CD-ROM ku yang dah ratusan dan gk nyaman lagi kalo di taruh di casing. Hasilnya, kayak rumah cermin (ku naruhnya kebalik), keren dan sedikit menakutkan kalo sendirian. Yah namanya juga ruang meditasi.

Rencananya kamar meditasi ini juga mau kujadikan tempat recording lagu2nya mbA. malam nanti.





























make war,

not love.

Bulan Sabit

Aku suka dia, tenang, dingin damai, teman sore hari
penyegar otak di pagi hari.

tidak ada paksaan

tak ada intimidasi

tak minta dikagumi

tak berusaha menerangi, toh ada cahaya matahari.

dapat dilihat tanpa perlu berkomentar.

yeah aku pingin dia

Kembali

Tentu saja aku manusia.

Jadi (karena aku manusia), setelah berhari-hari jadi karung, harus bangkit dan begitulah. Sekarang aku sudah di kampus jam 7 lagi,
belajar hal baru lagi,
sudah pulang jm 5 sore lagi,
ke gramed lagi,
ke toga mas lagi,
beli makanan kelinci ke spleendid lagi (mati satu hiks.., kedinginan di luar),
ngetik-ngetik lagi,
lembur sampai dini hari lagi.

Jatuh cinta lagi

Kamis kemarin, (sekarang senin), aku ketemu dia lagi sama temennya (aku yakin, karena mereka sejenis). Sudah beberapa bulan ini aku coba melupakannya. Bukan berarti aku pernah memilikinya, tapi dulu pernah terungkap hasrat, tidak begitu kuat tapi cukup kuat, untuk memiliki dia. Tapi saat itu aku masih tergila-gila sama yang lain, aku gk tau mana yang  lebih dulu, tapi berdasarkan ceritanya, yang kukejar-kejar waktu itu, lebih agak mudaan dikit. Dan aku mendapatkannya.

Aku dengan yang dulu sudah hampir setahun, tapi bibit-bibit kebosanan mulai timbul akhir-akhir ini. Dan aku ketemu dia, yang dulu hanya sebagai cadangan, yang kini menyebarkan daya tarik luar biasa. Temannya juga menarik (dasar aku...), dan aku menghadapi pilihan lagi, jadi bingung kayak dulu lagi. Yeah, aku memang payah dalam memutuskan hal-hal kayak gini.

Tak mau kecewa, dua duanya kuputuskan harus kumiliki, walaupun mereka teman, dan ada beberapa kemiripan (err, gk ada hubungannya ya).

akhirnya kubawa mereka ke rumahku kamis malam, dan benar juga mereka sangat menarik. Jumat sore dia kubawa ke rumah ortu ku (temannya) gk ikut buat teman waktu malam (soalnya ortuku jm 9 dah tidur aku chaotic, tergolong kelelawar, atau batman) tentu saja mereka gk komentar, soalnya aku dah biasa kayak gitu.

Dia (dan temannya) sangat menarik, aku gk sabar memiliki teman-temannya yang lain
Eragon, punya teman Eldest; temannya Eragon,The Hobbit, punya teman Lord of the rings (1,2,3). Kemarin sore aku dapat yang ketiga. Rencananya hari ini aku pingin menghabiskan malam dengan Eldest.

Aku jatuh cinta lagi pada mereka.

Aravir

Aku suka nama itu.

Lucu juga kejadiannya sehingga dapat dicurigai aku memiliki kencenderungan sedikit berkepribadian ganda dan pribadi yang satunya itu adalah sebagai cewek.

Nah, pas tipesku kambuh kemarin, n tenggorokanku bengkak. Gk bisa tidur tenang; mimpinya gk karuan.

pagi itu, jam 4 aku bangun n melihat dia n langsung jatuh cinta. keren banget.

Tuhan, trims

Ternyata masih ada yang perhatikan aku selain diriMu.

Aku nggak ngira lho kalau waktu aku nulis blog yang isinya minta teman padaMu ternyata Kau baca. Hihi... asyik juga.

trims sekali lagi.

masih

Akhirnya purnama (yang menyebalkan itu) lewat, tapi:

masih kepingin makan orang aku.

masih meledak-ledak

masih kurang kontrol

masih berdarah sangat panas

masih nggak sabaran

masih merasa kesepian

masih merasa nggak berguna

masih kepingin bunuh diri

Tuhan, ini benar-benar keren.

manusia serigala

Belum purnama penuh. Tapi emosiku sudah meledak-ledak.

Aku sendiri nggak ngerti, kenapa purnama jarang menghadirkan suasana romantis bagiku.

Aku lebih suka bulan sabit yang sepi dan damai. Hati jadi sejuk. menghangatkan dada (bukan panas, tapi hangat).Juga lebih suka orion di pagi hari sekitar jam 3. Damai banget.

LINSPIRE

Dia dulu bernama Lindows.

Tapi microsoft marah-marah dengan nama "ndows" akhirnya diganti linspire (yang menurutku lebih keren).

nah.Sekarang aku lagi dapatkan dia di sini.

keren juga lho sampulnya.

versinya sih versi 4.5 (aku dah punya freespire 1.0.13 yang setara dengan linspire 5.0) tapi aku belum pernah punya linspire sama sekali. Jadi ya, asyik aja.

week end with Desy

(Pas aku nulis ini, TV di Seika menampilkan Seurieus dengan lagu "Kapan Ku Punya Pacar"; kebetulan yang menyenangkan).

Ku sudah ngincer dia sejak 3 minggu lalu

Ketemu sama dia di Gramedia. Tapi pas pertama ketemu, aku cuma liat sekilas.

Nah setelah dirumah baru kepikiran dia terus. Aku harus miliki dia.

Rabu kemarin,  pas aku ke Gramed lihat bursa buku murah (mmm, tepatnya bursa buku bekas). Aku ketemu dia lagi. Kali ini kami sempat berkomunikasi

Aku sempatkan lihat dia "dengan cermat".

Aku yakin dia yang kucari selama ini, walaupun dia sudah punya pacar. Ku berjanji pada diriku sendiri, kalau aku ketemu Desy saat aku ke Gramedia malam minggu ini, AKU HARUS DAPATKAN DIA.

nah ternyata dia ada di sana. Kami ketemu. Aku dapatkan dia, ku bawa dia, kuajak nginap di rumahku. Tentu saja dia mau; dia sudah jadi milikku. Akhirnya kami keluar dari Gramedia bersama-sama, malam minggu yang indah. Tak lupa mampir warnet dulu tuk nyeritakan pengalaman ini, Desy ikut disampingku.

Sekian n Trims,

NugNux

(NB: Salam dari Desy, Nenek, Gober, Gufy, Donald, Miki, Agus, ...

aku juga berhasil dapatkan mereka, Malam minggu ini. Mereka yang selama ini kucari.

Edisi Nostalgia, Desy , Nenek, Gober, Gufy.)

Bhagawadgita

Andai ada cahaya seterang seribu mentari yang mampu cerahkan langit...

Lumayan

Tadi malam, gak ada kerjaan aku ngoprek komputerku. Hasilnya lumayan: satu partisiku hilang.

Pas males nginstall opensuse (kelamaan), aku nginstall fedora 6, ternyata gk enak ganti xandross 3.0 OCE tapi kurang puas. Akhirnya aku cari freespire. Hasilnya: harddisk komputerku tambah acak-acakan

Aku, si Konyol dan si Pecinta Air in the end of week

Normalnya kalo malem minggu kayak gini, aku sudah di jantung Gramedia.

tapi enggak karena:
1. Aku baru bangun.
2. Aku belum makan
3. Aku mau beli makan dulu
4.Tapi males beli makan
5.Baru ingat mau ngirim imel ke Ayu'.
6 jadi aku ngenet dulu.
7.tapi pas ngenet ketemu Nina (si Pecinta Air)
8. jadi, ngganggu Nina dulu
9. sekitar setengah jam sampe dia selesai
10. ngenet
11.kirim imel
12.tapi ingat gober
13.ke gramed tapi
14. Gober yang kubeli malem minggu kemarin masih kubaca satu buku, yang satunya belum (konyol kan kalo beli lagi)

Nah bicara soal konyol, ada anak yang... eh ... nggak jadi...
hehe.. Sori Yu'

Akhirnya the bat jadi the man lagi

Setelah berhari-hari aku jadi kelelawar. Kini aku jadi manusia lagi, dengan kemampuan kelelawar tentunya.

Setelah tidur jam 5 beberapa hari berturut-turut, kini jadi bangun jam 1 berturut-turut, dan tidak bisa tidur lagi. Cukup kelelawar kan? mmm kalo nggak bisa dibilang kelelawar banget.

Sebuah pelajaran tentang kesabaran

Saat berangkat ke kampus tadi, di Jalan Terusan Surabaya sempat macet.
Ada colt pengangkut material yang maksa masuk ke gang dengan tulisan "naik sepeda motor harap turun". Bayangkan, mereka melanggar aturan yang mereka buat sendiri.

setelah 10 menit akhirnya bisa juga masuk gang dan 20 meter antrian mobil menjadi segar kembali. Dan karena terlalu bersemangat, mobil yang dapat antrian agak belakang (artinya, yang ngantri paling sebentar) menginjak gasnya teralu bersemangat dan gak tau ada sepeda motor "anak beradab" yang diparkir "cuma agak sedikit ke tengah" di depan sebuah studio musik (di situ studio musiknya cuma satu).

Aku senang ketika mendengar bunyi "gubrakk!!". Tapi aku nggak senang melihat kelanjutannya. Aku cuma suka melihat tabrakan yang seru. Dengan pelaku orang2 yang emosional

Bohong kalo aku bilang nggak apa-apa

Tentu saja aku tidak baik-baik saja.

Secara fisik emang tidak tampak (emang selalu loyo, sakit-sakitan).

Secara tingkah laku juga normal (nyanyi-nyanyi, cengar-cengir, teriak-teriak sendiri)

Nah secara psikis, agak sakit nih.

agak kurang fokus, walaupun aku sering makan ikan, hati, nasi, indomie(ada nggak ya, di panduan menu sehat?). Tetap saja aku jadi sering tidur sekitar setengah lima pagi dan bangun siang selalu.

Malemnya?

Film,

Tuhan, nggak tahu sholatku itu disebut sholat subuh ato sholat malam.

Pas gini, aku jadi kembali jadi anak kecil lagi.

Sudah. Tapi kenyataannya aku wis 24 tahun. Yeah.., emang susah jadi manusia biasa.

aku ingin jadi manusia yang paling "biasa" sedunia. Kalo bisa tidak ada yang sebiasa aku.

Tapi asyik juga menjalani takdir yang lebih tinggi. Aku suka kesendirian dan kesepiannya.

Tapi Tuhan, berikan setidaknya satu teman.

Menang

Aku bangun lebih dulu dari paman matahari. Kemajuan besar untuk hari senin.

Gabungan hati yang suntuk n perut yang lapar ternyata asyik juga buat meningkatkan daya ingat.

"Dikala nasib yang kejam pun datang dikala mengalami kehancuran
Kuteringat akan nama orang orang ternama
Dikala nasib yang kejam un datang dikala mengalami kegagalan
Kuingin memanggili nama-nama mereka

Walaupun mereka akan membuang muka
malu mengenal diriku yang hina

Mohammad Ali,    I call your name
Mahatma Gandhi, I call your name
I call your name, but you don't know my name"<AA>

Dan juga teringat penambah semangat:
"Tengoklah hari esok ceria penuh dengan keyakinan.
Nyalakanlah bara cipta dalam dada.
Janganlah ragu atau bimbang tentukan sikap yang pasti.
Yakinkanlah, aku musti bisa seperti mereka.
Bangkitkan gairah dan wujudkan gelora,
bangunlah dari mimpi, yang sia-sia!!" <Nicky A>

Kamis Pagi yang Indah

Tentu saja ini tanggal hari ultahku.

Di halaman depan, Paman Matahari hangat bersahabat. Angin sejuk sepoi menerpa badan yang kedinginan habis mandi.

Walaupun bangun kesiangan lagi, tapi ada penurunan jam. Aku bangun jam 6. Keren kan?

Tapi tidur lagi tiga perempat jam. Gak jadi keren.

Apapun:

Tengok mentari esok ceria penuh dengan keyakinan, tunjukkanlah bara cipta dalam dada.

Hentakkan langkah mu mengikut gerak langkah kakiku      <Nicky>


Pram

AKhirnya Normal

Setelah malan senin kemarin ku tidur jam 4 pagi (err.., maksudku aku senin pagi jam 4, minggu malamnya nya gak tidur sama sekali); Anggun malah gk tidur sama sekali; Goril tidur tok mulai jam 10(Namanya sebenarnya Rila tapi kami sering manggil go.. Rila..., go rila, gorila, goril, Goril);

Selasa pagi tidur jam setengah tiga,

tadi pagi aku tidur jam 2, horee.

Akhirnya.

Tapi bangunnya tetep jam 8.

payah, tapi aku masih belum nge mix vokalnya mbA di lagu Oh Oh nya Burhan, jadi rencananya, aku masih akan tidur pagi terus di hari-hari mendatang.

Malam minggu kemarin (we are two crazy thing)

Schenklingi_sm1 Yeah...  rencanaku berantakan.

Sore itu aku dah sekitar setengah jam di Gramedia. Setelah memastikan gitar incaranku belum dibeli orang, liat Chronicles of Narnia yang The Lion the Witch and the Wardrobe ternyata belum turun harganya. Walaupun Prince Caspian lebih murah, aku gk mau beli itu dulu.

Jadi ya sambil nenteng makhluk gaib dan dimana mereka bisa ditemukan (setelah setengah jam muter-muter dan ternyata ada di dekatnya Quiditch dari Masa ke Masa dan diletakkan terbalik, gak tau maksudnya apa. Mungkin ada sihirnya ^-^ ), aku ambil buku jangan main2 dengan ibu negara

rencanaku mau mneghabiskan malam di markas; tapi sekitar jam 8 Anggun telpon minta dijemput dan mau nginep di rumahku. Ya wis, akhire aku ke asrama AKBID, mampir ke markas to say "Gagut gk teka kan? Gak latian kan" trus cabut.

Setelah beli bekal nginep yang berupa 6 buah es krim (masing-masing beli tiga :2 conello, kacang hijau, concerto, sama duh... lupa), keripik 2 tas kresek, akhirnya sampai juga di rumah.

sambil trus ngubah-ubah channel (dia sama aku sama-sama suka iklan), makan es krim diselingi keripik (kombinasi yang ekstrim, silakan coba), dan baca-baca hasil hunting ku di gramed sama ngacak-acak komik gober bebek ku yang lama, plus ngoceh gila-gilan (ini naruh titiknya dimana ya? Paragraph ini terdiri dari satu kalimat yang gak ada subyek-utamanya. Ya udah habis ini aja hehe..).

tengah malam aku batuk-batuk. Gak heran sama sekali.

batuk lagi, aku buat kopi.

jam 9 pagi bangun, Anggun dah dari tadi keliatannya. Ketinggalan Conan tapi masih dapat Power Rangers SPD sedikit. liat Dragon Balls, cuci piring, Cyber Formula, Initial D, Gundam, Anggun tidur lagi, Cuci baju (padahal mulai mendung).

Selesai njemur, Hujan turun. Lumayan lah, pakaianku dibilas 3 kali. Tidur aja.

sore Anggun minta diantar ke asrama.

habis ke asrama aku ke Ramayana habis itu ngenet di sini.

Itulah akhir hari ini.

Nggak juga sih, Anggun barusan sms mau nginep lagi. Ngetik tugas akhirnya yang dead-line nya hari selasa besok.

Love, love, love

S4032913

Hari yang indah.....

Bangun jam 9 pagi ( nonton tv semalaman/se-dini-harian/sepagian n baru tidur jm 6 pagi).

baca Charlie sesiangan

nginstal ulang my lovely comp

spogebob sore

nah baru mandi. Wih kayak dilahirkan kembali....

beli nescafe satu pack di indomaret, krimer, saus, sambal (origin n bangkok), indocafe (hei....., kan udah beli nescafe? mmm soale aku beli nescafe karna ada hadiah cangkirnya!!)

ke markas  ketemu my lovely Red Guitars (ya, guitar pake s, artinya gitar-gitarku tersayang )

benar-benar hari yang penuh cinta.

dan aku belum makan

seika

tapi aku jaran banget neng seika.
(biasa gratisan neng jurusan)

jadi aku ngirim blog iki

nb: gak ada AC-nya

tiap kejadian ada alasannya; jadi jangan coba-coba sama saya!!!

Sori Vany tapi aku suka kata-katamu ni

BiLA En9KAu taK dApAt mEnjAdi PoHOn PinUS di PUncAk bUkiT
JaDiLAh sEmaK di LemBah
tEtaPi JaDILAh SEMaK kEciL yaN9 paLin9 iNdAh diTEpiAn sUn9Ai
JaDILAh SEmaK biLa tAk dApaT meNJadi pOhoN

biLA eN9KaU tAK daPAt mEnJadi sEmaK
JadiLAh SErUmpUn rUmpUT
dAn pErinDAhLAh sePANjaN9 tEpian JaLAn RAya
biLA tAk DApat MEnJAdi RUmpUt kEstUri
jAdiLAh RUmpuT iLaLAn9
teTApi rUmput iLaLAn9 YaN9 pALin9 eLOk diTEpiAN DAnaU
tiDAk sEMuA QTa menJAdi KAptEn
HarUs Ada yAn9 Jadi AwAK KapAL
aDA tU9aS mAsin92 Yan9 hArUS diKErjaKAn

aDa PEkerJAAn bEsaR yan9 hArUS diLAkUkan
daN ADa Yang KEciL
Dan TUgas Yan9 pALing dEKatLah Yan9 haRUs diKErjaKAn
BiLA eN9KaU tAK daPAT mEnjAdi JALan Raya
JADiLAh JaLAn SEtapaK
biLA En9KAu tAk dApat mEnjaDi MAtahARi
jAdiLAh BiNtan9
bUKan BEsaR KEciL yan9 mEmbUaT En9KAu
mENan9 AtaU 9aGaL
JadiLaH YAn9 tErBAiK SiApaPUn En9KaU aDanYA

tapi benar

aneh tapi benar

bukannya aku suka seperti ini.
Tapi pas aku gak butuh sesuatu, dia datang.
pas bener2 perlu, rasanya seperti terlahir di padang pasir dan hidup selamanya di sana